Moeslim.id | Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan mengarahkan petugas haji yang telah menunaikan ibadah haji untuk langsung diperbantukan ke Mina guna memperkuat pelayanan pada fase puncak haji Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) 1447 H/2026 M.
Kebijakan tersebut disampaikan Kepala Satuan Operasional Armuzna Haji, Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid, dalam kegiatan Sosialisasi Armuzna Petugas PPIH Arab Saudi Tahun 2026 M yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, penempatan petugas yang sudah berhaji langsung ke Mina dilakukan agar pelayanan dan pemantauan jamaah, khususnya pada malam 10 Zulhijah, dapat berjalan lebih efektif.
Petugas tidak diarahkan ke Arafah, melainkan langsung dari pemondokan di Mekah menuju Mina untuk memperkuat penyambutan serta pemantauan pergerakan jamaah dari Arafah, Muzdalifah, hingga Mina.
Menurutnya, malam pertama di Mina merupakan fase krusial karena seluruh jamaah berkumpul untuk melaksanakan lontar jumrah. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan, kelelahan jamaah, hingga situasi darurat, sehingga diperlukan penguatan petugas di titik-titik layanan Mina.








