
Gencatan senjata yang disepakati pihak-pihak yang bertikai pada 2022 sebagian besar bertahan hingga tahun ini. Situasi kembali memanas setelah Houthi melancarkan serangan rudal dan drone terhadap kapal-kapal Saudi serta infrastruktur minyak kerajaan tersebut sebagai dampak meluas dari perang Iran.
Salah satu sasaran utama operasi Saudi yang direncanakan adalah merebut kembali wilayah yang dikuasai Houthi dengan cepat dalam sebulan terakhir. Kelompok tersebut bergerak menyusuri pesisir dan berhasil menguasai Selat Bab el-Mandeb, menurut para pejabat Teluk dan Yaman serta diplomat Barat yang mengetahui rencana tersebut.
Bab el-Mandeb menjadi titik penting dalam rencana Riyadh karena merupakan pintu keluar bagian selatan Laut Merah. Selat ini merupakan jalur pelayaran utama yang menghubungkan kawasan Mediterania dan Asia.
Nilainya semakin strategis tahun ini karena jalur tersebut menjadi alternatif bagi Selat Hormuz, yang secara efektif tertutup akibat konflik Iran.
Pejabat Teluk dan diplomat Barat mengatakan Riyadh menyimpulkan bahwa mereka tidak dapat kembali melakukan perundingan damai dengan Houthi selama kelompok tersebut masih menguasai Bab el-Mandeb. Penguasaan atas jalur tersebut memberikan Houthi pengaruh yang besar terhadap perdagangan global.








