Prioritaskan Layanan, Kemenag Pangkas 65% Anggaran Perjalanan Dinas

Kementerian Agama
Kementerian Agama. (Foto: Kemenag)

Moeslim.id | Kementerian Agama (Kemenag) melakukan sejumlah terobosan dalam merespons tantangan keterbatasan anggaran program 2026. Salah satu yang dilakukan adalah melakukan penajaman ekstrem pada akun belanja non-prioritas, demi menjaga agar program prioritas tetap berjalan.

“Kami melakukan pemotongan signifikan pada pos perjalanan dinas luar negeri hingga 70% dan perjalanan dinas biasa sebesar 65%. Anggaran hasil penghematan ini dialihkan untuk menjaga agar fungsi layanan dasar tidak terganggu,” papar Kepala Biro Perencanaan pada Setjen Kemenag Kastolan saat Breakfast Meeting di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga:  13.034 Guru PAI Pada Sekolah Umum Akan Ikuti PPG

Langkah Kastolan sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar. Dalam arahan Breakfast Meeting, Menag meminta seluruh jajaran Kementerian Agama untuk melakukan transformasi fundamental dalam pola pikir perencanaan program.

Menag menegaskan bahwa keterbatasan anggaran negara tidak boleh menjadi penghalang bagi instansi untuk memberikan solusi nyata atas berbagai problem keagamaan yang dihadapi masyarakat saat ini.

“Perencanaan kita ke depan, saya minta tolong berpikirlah out of the box. Acuan kita ke depan adalah tantangan, jangan hanya terpaku pada anggaran yang kita miliki. Kalau anggaran terbatas, cari alternatif,” sebut Menag.