
Desain awalnya bertujuan untuk menyembunyikan rambut dada dan memberikan kehangatan kepada para anggota militer.
Eksistensi crewneck yang kita kenal sekarang ini mulai mendapatkan popularitas pada tahun 1920 ketika seorang pemain sepak bola bernama Benjamin Russell Jr mencari alternatif untuk jersey wol yang terasa gatal dan basah oleh keringat. Keinginan ini kemudian diwujudkan oleh ayahnya, Russell Sr.
Popularitas crewneck terus meningkat, menjadikannya pilihan pakaian kasual yang digemari. Pada tahun 1950-an, crewneck sudah menjadi bagian penting dari lemari pakaian bagi berbagai kalangan.(*)








