Moeslim.id | Motif paisley adalah desain tekstil hias yang menggunakan boteh atau buta, motif berbentuk tetesan air mata dengan ujung atas melengkung.
Motif paisley berasal dari Persia, desain paisley menjadi populer di Barat pada abad ke-18 dan ke-19, menyusul impor versi desain pasca Kekaisaran Mughal dari India, terutama dalam bentuk selendang Kashmir, dan kemudian direplikasi secara lokal.
Nama Inggris untuk pola tersebut berasal dari kota Paisley, di barat Skotlandia, sebuah pusat tekstil tempat desain paisley direproduksi menggunakan alat tenun jacquard. Brokat sutra Persia dengan benang emas dan perak (golabetoon), ditenun pada tahun 1963.
Pola ini masih umum terlihat di Inggris, Amerika Serikat, dan negara-negara berbahasa Inggris lainnya pada dasi, rompi, rok, blus, dan syal, serta tetap populer pada barang-barang pakaian dan tekstil lainnya di Iran dan negara-negara Asia Selatan dan Tengah.
Beberapa ahli desain percaya bahwa buta adalah konvergensi dari rangkaian bunga yang distilisasi dan pohon cemara. Motif bunga ini berasal dari era Sasaniyah (224-651), kemudian digunakan pada era Safawi (1501-1736), dan merupakan pola tekstil utama di Iran selama era Qajar dan Pahlavi.









