
Sebagian besar jaket puffer dilapisi dengan bahan luar yang tahan air atau tahan angin, menjadikannya ideal untuk cuaca ekstrem seperti hujan ringan atau salju.
Jaket puffer memiliki pola jahitan yang menciptakan kantong-kantong kecil untuk menahan bahan isolasi. Pola ini tidak hanya memberikan estetika menarik tetapi juga membantu mendistribusikan bahan isolasi secara merata.
Meskipun terlihat tebal, jaket puffer sangat ringan. Ini berkat bahan isolasi yang digunakan, seperti bulu angsa atau serat sintetis, yang efektif menjebak udara dan mempertahankan panas tubuh.
Jaket puffer tidak hanya praktis tetapi juga menjadi ikon fashion. Banyak desainer ternama mengeluarkan koleksi jaket puffer dengan gaya yang modern dan mewah.
Model oversized, warna cerah, dan desain dengan pola unik menjadi tren yang digemari. Jaket puffer kini tidak lagi terbatas sebagai pakaian musim dingin, tetapi juga digunakan sebagai pernyataan gaya di berbagai musim.(*)








