Kopiah Riman, Peninggalan Zaman Sultan Iskandar Muda Aceh

Kopiah Riman peninggalan sultan Iskandar Muda. (Foto: Net)

MOESLIM.ID | Kopiah Riman adalah hasil kerajinan tangan masyarakat Aceh yang terbuat dari serat pohon aren. Kerajinan ini telah dibuat sejak tahun 1985 yaitu zaman Sultan Iskandar Muda sebagai bagian dari pakaian kebangswananan masyarakat Pidie Aceh.

Meskipun bentuknya sederhana, membuat kopiah riman memerlukan keterampilan khusus dan perlu ketelatenan serta kesabaran. Karena untuk membuat kopiah ini memakan waktu yang cukup lama, sekitar satu bulan.

Awalnya, kerajinan ini hanya untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Namun karena peminatnya semakin banyak, pembuatan kopiah ini kemudian menjadi usaha sampingan yang dapat mendatangkan uang.

Baca Juga:  Perbedaan Pendapat Ulama Tentang Hukum Memakai Dasi

Saat ini, harga kopiah riman beragam, sesuai dengan bahan baku yang digunakan, bentuk pola dan lama pengerjaannya. Semakin rumit bentuk polanya, semakin lama proses pengerjaannya, sehingga harganyapun menjadi semakin mahal.

Harga per kopiah berkisar antara 80 ribu hingga 500 ribu rupiah. Kopiah riman, kupiah atau peci yang dulunya sering digunakan oleh para bangsawan di Pidie untuk berbagai acara adat atau acara resmi lainnya.