Bagian Warisan Untuk Ayah, Kakek dan Nenek

Bagian warisan untuk Ayah. (Foto: Net)

MOESLIM.ID | Seorang ayah mendapat warisan seperenam secara fardhu dengan syarat adanya keturunan laki-laki bagi si mayit, seperti putra ataupun cucu dari putranya. Ayah mendapat warisan sebagai ashobah jika si mayit tidak memiliki keturunan.

Ayah mendapat waris dengan fardhu dan ta’shib sekaligus jika terdapat keturunan mayit yang wanita, seperti putrinya atau putri dari putranya (cucu), dalam keadaan ini ayah berhak mendapat seperenam sebagai fardhu dan juga mendapatkan sisa harta sebagai ashobah.

Baca Juga:  Apa Itu Ta’zir? Berikut Ini Pengertian dan Jenisnya

Saudara-saudara kandung atau satu ayah ataupun satu ibu, seluruhnya jatuh (tidak mendapat waris) dengan keberadaan ayah atau kakek.

Sementara itu, kakek yang berhak untuk mendapat waris adalah dia yang tidak terdapat diantara dirinya dengan mayit seorang wanita, seperti ayahnya ayah, besarnya apa yang dia dapat sama seperti ayah kecuali dalam permasalahan Umariatain (dua Umar).

Ibu dalam kedua permasalahan ini akan mendapatkan sepertiga harta walaupun ada kakek, sedangkan ketika bersama ayah, ibu akan menerima sepertiga dari sisa setelah diambil oleh jatah suami atau istri, sebagaimana yang telah lalu.