Petugas Haji Perempuan Tahun 2026 Capai 33 Persen

Petugas Haji perempuan
Petugas Haji perempuan. (Foto: Net)

Moeslim.id | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan bahwa keterlibatan petugas haji perempuan pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, yakni sebesar 33 persen.

Hal tersebut disampaikan Menteri PPPA saat memberikan arahan dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 2026 yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (28/1/2026).

Menurut Arifatul, peningkatan jumlah petugas perempuan merupakan tindak lanjut dari evaluasi penyelenggaraan haji tahun sebelumnya, ketika ia mengemban amanah sebagai Amirul Hajj 2025. Salah satu catatan penting saat itu adalah masih terbatasnya petugas perempuan untuk melayani jamaah perempuan, yang jumlahnya mayoritas dan didominasi lanjut usia.

Baca Juga:  Syarat Istithaah Kesehatan Sebelum Pelunasan Biaya Haji

“Jika melihat komposisi jamaah haji perempuan yang mencapai 55,4 persen, idealnya jumlah petugas perempuan juga ditingkatkan. Tahun lalu saya mengusulkan hingga 50 persen, dan alhamdulillah tahun ini sudah tercapai 33 persen. Ini merupakan capaian tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan haji Indonesia,” ujar Arifatul kepada MUIDigital. 

Ia menilai capaian tersebut sebagai langkah maju yang patut disyukuri, meskipun ke depan masih perlu terus diperkuat melalui kebijakan dan regulasi yang berpihak pada pelayanan jamaah perempuan.