
Kerajaan Aksum, yang melingkupi sebagian besar Eritrea masa sekarang dan utara Ethiopia, berkembang pada sekitar abad pertama atau kedua.
Kerajaan Aksum mendirikan sejumlah stelae besar, yang dijadikan sebagai sebuah alata keagamaan pada zaman pra-Kristen.[8] Sepanjang 200 tahun setelah pendirian kerajaan tersebut, kerajaan tersebut mengadopsi Kekristenan di bawah Raja Ezana.
Eritrea juga merupakan salah satu pemukiman Islam pertama di Afrika, saat sekelompok Muslim yang menghadapi penindasan di Mekkah bermigrasi ke Kerajaan Aksum.(*)








