
Di provinsi-provinsi dengan konsentrasi Muslim yang besar, angka kelahiran sedikit lebih tinggi sementara angka kematian lebih rendah daripada rata-rata negara. Misalnya: Bulgaria memiliki angka kelahiran total 10,5‰ pada tahun 1992 sementara Muslim membentuk sekitar 13 persen dari total populasi.
Namun, di provinsi-provinsi dengan populasi Muslim yang besar, angka kelahiran berkisar dari 11,0‰ di Smolyan dan 11,6‰ di Silistra hingga 13,1‰ di Razgrad (>50 persen Muslim) dan 14,7‰ di Kardzhali (sekitar 70 persen Muslim).
Pada tanggal 30 September 2016, Parlemen Bulgaria, yang didukung oleh Front Patriotik, mengesahkan undang-undang yang melarang perempuan mengenakan burqa di tempat umum sebagai upaya memerangi terorisme dan migran yang mengalir melalui Eropa. Namun, warga negara non-Bulgaria bebas mengenakan burqa.
Umat Islam di Bulgaria wajib mendaftarkan konferensi berkala di Pengadilan Kota Sofia, yang tidak diwajibkan bagi anggota Gereja Ortodoks Bulgaria.(*)








