Islam di Ivory Coast Dianut Hampir Separuh Populasi

Islam di Ivory Coast
Islam di Ivory Coast. (Foto: Net)

Meskipun banyak yang memandang marabout dengan penuh hormat, terutama di kalangan masyarakat miskin, beberapa gerakan reformasi Islam telah mengkritik praktik-praktik ibadah dan marabout tertentu karena dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam ortodoks.

Salah satu aliran reformis tersebut adalah Hamallisme, yang muncul pada awal abad ke-20 di Sudan Prancis (sekarang Mali). Pendirinya, Syekh Hamallah, diasingkan ke Pantai Gading pada tahun 1930-an.

Meskipun menganjurkan reformasi Islam, ia menunjukkan toleransi terhadap beberapa kebiasaan lokal tertentu tetapi mengkritik Sufisme. Gerakannya akhirnya dilarang oleh otoritas kolonial di bawah tekanan dari faksi-faksi agama saingan.

Baca Juga:  Lima Tahun Terakhir, Mualaf di Arab Saudi Meningkat

Pertumbuhan demografis Islam di Pantai Gading semakin diperkuat oleh migrasi dari negara-negara mayoritas Muslim tetangga, terutama Burkina Faso dan Mali.(*)