Kisah Abu Muslim Al Khaulani dan Keteguhan Imannya (1)

Ilustrasi seseorang di gurun pasir. (Foto: Net)

Moeslim.id | Abu Muslim Al Khaulani adalah seorang yang kokoh imannya, pantang kompromi dengan kebathilan dan senantiasa menyerukan kebenaran. Dia mengikhlaskan hidupnya untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala semata.

Dia menjauhi kesenangan dunia dan perhiasannya, bernadzar bahwa hidupnya akan digunakan untuk menaati Allah Subhanahu wa Ta’ala serta mendakwahkan agamanya.

Dijualnya murah-murah kenikmatan sementara di dunia untuk ditukar dengan kenikmatan abadi. Tak heran bila orang-orang menyambutnya dengan baik, memandangnya sebagai orang yang suci jiwanya dan mustajab doanya di sisi Rabb-nya.

Baca Juga:  Petinju Asal Amerika Gervonta Davis Masuk Islam

Aswad Al Ansi sudah gatal untuk menangkap Abu Muslim lalu menghukumnya sekeras mungkin. Agar orang lain yang akan menentangnya gentar dan dapat ditundukkan.

Maka, dia perintahkan prajuritnya mengumpulkan kayu bakar di lapangan Shan’a, lalu disulut dengan api. Orang-orang dipanggil untuk menyaksikan bagaimana seorang ahli fikih di Yaman dan ahli ibadahnya Abu Muslim Al Khaulani hendak “bertaubat” kepada Aswad dan mengimani kenabiannya.