
Di antara kami ada yang menebus dirinya kepada majikannya dan ada yang tetap berkhidmat kepada majikannya. Saya adalah salah satu di antara mereka. Pada mulanya kami mengkhatamkan Alquran setiap malam sekali, namun hal itu sangat memberatkan kami.
Lalu kami sepakati untuk mengkhatamkan dua malam sekali, namun itu masih terasa berat bagi untuk kami. Kemudian kami sepakat mengkhatamkan Alquran tiga hari sekali, namun masih berat juga kami rasakan karena harus banyak bekerja siang harinya dan begadang di malam harinya.
Kemudian kami menemui sebagian sahabat Nabi shallallahu alaihi wasallam dan mengeluhkan keadaan kami yang harus begadang semalam untuk tilawah Kitabullah.
Mereka berkata, “Khatamkan setiap Jumat sekali”. Maka kami pun mengerjakan apa yang mereka sarankan. Kami membaca Al Quran pada sebagian malam dan bisa tidur sebagian malam dan setelah itu kami tidak merasakan keberatan.
Rufai bin Mihran dimiliki oleh seorang majikan wanita dari Bani Tamim. Dia adalah seorang majikan yang teguh, cerdas, dan terhormat juga jiwanya penuh dengan takwa dan keimanan. Rufai membantunya pada sebagian siang dan istirahat pada sebagian siang lain.








