Tips dan Do’a Agar Bisa Melunasi Hutang

MOESLIM.ID | Hutang piutang adalah transaksi pemberian sesuatu atau harta dengan disertai perjanjian bahwa harta itu akan dikembalikan dalam jumlah yang sama.

Dalam Islam, hutang piutang harus didasari rasa kasih sayang dan tolong menolong pada sesama. Dampak tidak membayar hutang paling minimal ialah merusak hubungan baik antara pemberi pinjaman dan peminjam.

Di dalam syariat, Islam juga mengatur bahwa orang yang telah memiliki cukup harta diharuskan membayar hutangnya. Menunda pembayaran hutang termasuk menentang syariat, sekaligus perbuatan zalim.

Dampak tidak membayar hutang tepat waktu dipastikan berpengaruh negatif bagi kelangsungan ekonomi si pemberi hutang.

Berikut ini do’a yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam agar mampu melunasi hutang meskipun banyak jumlahnya, InsyaAllah:

اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ ۖ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَرَحِيْمَهُمَا تُعْطِي مَنْ تَشَاءُ مِنْهُمَا وَتَمْنَعُ مَنْ تَشَاءُ, اِرْحَمْنِي رَحْمَةً تُغْنِيْنِي بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ

Baca Juga:  Tiga Tips Sederhana Agar Terhindar Dari Hutang

“Wahai Rabb Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Engkau) Yang Maha pengasih di dunia dan akhirat, dan Yang Maha penyayang di dua negeri tersebut. Engkau memberi dari keduanya kepada orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau cegah orang yang Engkau kehendaki. Kasihilah aku dengan rahmat-Mu; di mana Engkau jadikan aku cukup dengannya dengan tidak membutuhkan kasih sayang dari siapapun selain Engkau”. (Shahih At Targhib wa At Tarhib, no 1821)

Baca Juga:  Wajah Cantik Alami Dengan Sejuta Manfaat Buah Zaitun

Imam Ath Thabrani rahimahullah meriwayatkan dalam Al Mu’jam Ash Shaghir dari Anas Bin Malik Radhiyallahu anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda kepada Mu’adz Radhiyallahu anhu, “Maukah Aku ajarkan kepadamu sebuah doa yang bisa engkau baca. Sekiranya engkau mempunyai hutang yang besarnya seperti gunung Uhud, pastilah Allah akan menunaikan hutangmu?” Katakanlah wahai Mu’adz,… lalu Rasul Shallallahu alaihi wasallam membacakan ayat 26 Surat Ali Imran dan dilanjutkan dengan doa yang disebutkan di atas. Ath Thabrani meriwayatkannya dalam Al Mu’jam Ash Shaghir dengan isnad yang jayyid (bagus).

Dalam riwayat lainnya, terdapat do’a agar mampu melunasi hutang, yaitu:

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

“Ya Allah, cukupilah aku dengan rezeki-Mu yang halal (hingga aku selamat) dari yang haram. Cukupilah aku dengan karunia-Mu (hingga aku tidak meminta) kepada selain-Mu”. (HR. At Tirmidzi, dalam Shahihut Targhib wat Tarhib no. 1820)

Baca Juga:  Syarat Do'a yang Diijabah Seperti Nabi Ibrahim dan Ismail

Ini merupakan doa agung yang diucapkan oleh seseorang yang terlilit hutang dan kesulitan untuk melunasinya. Apabila ia perhatian dan mengamalkannya (membacanya), niscaya Allâh akan memudahkannya untuk menyelesaikan hutang berapapun besarnya, meskipun sebesar gunung (berdasarkan riwayat hadits tersebut).

Sebab, kemudahan adalah bersumber dari Allah Azza wa Jalla . Perbendaharaan kekayaan Allah Azza wa Jalla sangat melimpah-ruah tanpa batas, tidak terpengaruh oleh pengeluaran. Siapa saja yang berserah diri kepada Allah Azza wa Jalla , niscaya Allah Azza wa Jalla akan menyelesaikan urusan (kesulitan)nya dan berang siapa memohon pertolognan dari-Nya, maka Allah Azza wa Jalla akan membantu dan memberinya petunjuk.(bbs)