
Pada tanggal 1 September 2021, Hadid menjadi salah satu pendiri dan mitra bisnis Kin Euphorics, sebuah merek minuman adaptogenik non-alkohol. Ia mengawasi perusahaan tersebut bersama CEO dan pendirinya, Jen Batchelor.
Ketika membahas penentangannya terhadap kebijakan imigrasi Presiden Trump pada tahun 2017, Hadid berbagi dalam sebuah wawancara dengan Porter bahwa dia “bangga menjadi seorang Muslim” sambil merenungkan sejarah ayahnya sebagai pengungsi Palestina.
Pada Maret 2022, dalam sebuah cerita sampul dengan American Vogue, Hadid mengungkapkan bahwa dia menjalani gaya hidup spiritual, dan meskipun keluarganya tidak religius, teman-teman dan orang tua baptisnya beragama Yahudi dan dia tertarik pada Islam.
“Saya sangat spiritual , dan saya merasa terhubung dengan setiap agama,” jelasnya. “Ada sifat manusia yang menganggap ‘cara saya adalah cara yang benar’, tetapi bagi saya ini bukan tentang tuhan saya atau tuhan Anda. Saya hanya memanggil siapa pun yang bersedia berada di sana untuk saya”.(*)








