
Pada Januari 2017, setelah mantan Presiden Donald Trump menandatangani Perintah Eksekutif 13769 (umumnya dikenal sebagai “Larangan Muslim”), Hadid dan saudara perempuannya, Bella, memprotes bersama orang lain di Kota New York.
Hadid mengumumkan pada Mei 2018 bahwa ia akan bekerja sama erat dengan UNICEF untuk membantu anak-anak di seluruh dunia. Pada tanggal 25 Agustus, ia melakukan misi pertamanya dengan UNICEF untuk mengunjungi program mereka di Bangladesh. Perjalanan tersebut bertepatan dengan peringatan satu tahun krisis pengungsi Rohingya.
Pada tahun 2022, Hadid berjanji untuk menyumbangkan penghasilannya dari peragaan busana Musim Gugur 2022 untuk membantu korban invasi Rusia di Ukraina dan warga Palestina. Majalah Vogue melaporkan sumbangan Hadid untuk Ukraina tetapi tidak menyebutkan Palestina, yang menyebabkan majalah tersebut mendapat kritik.
Hadid mengungkapkan pada tahun 2014 bahwa dia mengidap tiroiditis Hashimoto. Hadid telah membahas perjuangannya dengan kecemasan sosial, yang ia tangani dengan psikoterapi untuk membantu mengatasinya.(*)








