Syekh Kholil Al Bangkalani 

Syekh Kholil Al Bangkalani. (Foto: Net)

MOESLIM.ID | Syekh Muhammad Kholil bin Abdul Lathif Al Bangkalani atau lebih dikenal dengan nama Syaikh Kholil lahir di Kemayoran, Bangkalan, Bangkalan, sekitar tahun 1835 Masehi atau 9 Shafar 1252 Hijriyah. Ia adalah seorang Ulama kharismatik dari Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.

Syekh Kholil Al Bangkalani berasal dari keluarga ulama. Ayahnya, KH Abdul Lathif, mempunyai pertalian darah dengan Sunan Gunung Jati. Buyut beliau Khodijah putri Asror Karomah bin Abdullah bin Ali Akbar bin Sulaiman Kanigoro Mojoagung.

Syekh Kholil dididik dengan sangat ketat oleh ayahnya. Mbah Kholil kecil memiliki keistimewaan yang haus akan ilmu, terutama ilmu Fikih dan nahwu. Bahkan ia sudah hafal dengan baik 1002 bait nadzam Alfiyah Ibnu Malik sejak usia muda.

Setelah dididik, orang tua Mbah Kholil kecil kemudian mengirimnya ke berbagai pesantren untuk menimba ilmu. Mengawali pengembaraannya, Mbah Kholil muda belajar kepada Kiai Muhammad Nur di Pondok Pesantren Langitan, Tuban, Jawa Timur.

Sewaktu menjadi santri, Mbah Kholil telah menghafal beberapa matan, seperti Matan Alfiyah Ibnu Malik. Di samping itu ia juga merupakan seorang Hafidz Al Quran dan mampu membaca Al Qur’an dalam Qira’at Sab’ah.