Keamanan Energi Dibalik Konflik Perang Dunia

Kilang minyak di timur tengah
Kilang minyak di timur tengah. (Foto: Net)

Moeslim.id | Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Periode 2016-2019 Arcandra Tahar menjelaskan, setiap adanya perang di sejumlah negara, tak lain karena terkait mengamankan pasokan energi di setiap negara yang terlibat perang tersebut.

Dia menyebut, ada beberapa cara yang dilakukan dunia untuk mengamankan energi, yakni militer, politik, menggulingkan dan mengganti kekuasaan, hingga destabilisasi atau sengaja membuat tidak stabil kawasan penghasil dan transportasi energi dunia.

Cara pertama yakni melalui militer. Dia mencontohkan, ketika Nazi, Jerman, melakukan agresi militer atau menyerang negara-negara tetangganya setelah ditemukannya teknologi batu bara menjadi cair atau liquid.

Baca Juga:  Meluas, Irak Bisa Jadi Medan Perang Baru di Timur Tengah

“Sewaktu itu dia men-declare bahwa kita sudah mampu memenuhi kebutuhan energi dalam negeri kita. Maka negara pertama yang dia serang waktu itu adalah Polandia. Polandia itu, kalau kita lihat, tiga besar batu bara, cadangan-cadangan terbesar di dunia pada saat itu adalah Inggris, Jerman, dan Poland. Maka Poland yang diserang pertama karena Jerman ingin menyelamatkan batu bara dia karena dia tidak punya minyak. Itu yang pertama,” paparnya kepada CNBC Indonesia dalam Program Energy Corner, Selasa (24/06/2025).

Baca Juga:  SK PPPK Kemenag 2022 Akan Diserahkan 15 Agustus 2023

Kasus kedua terkait cara militer juga terjadi saat Jepang menyerang Pearl Harbor.