
Sementara itu, Axios mengutip para pejabat AS dan Israel yang mengatakan bahwa ada empat alasan yang mendorong Presiden AS Donald Trump untuk mundur dari melancarkan serangan militer terhadap Iran pada Rabu lalu. Salah satunya adalah kurangnya jumlah pasukan dan alat tempur Amerika di kawasan Timur Tengah untuk menyerang Iran dan untuk menangani tanggapan Iran terhadap serangan Amerika.
Sejak serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran pada bulan Juni lalu, Washington telah menarik banyak kemampuan militernya dari kawasan tersebut dan mengalihkannya ke Karibia dan Asia Timur.
Alasan kedua yang mendorong Trump untuk mundur dari serangan terhadap Iran adalah peringatan yang dikeluarkan oleh negara-negara sekutu Amerika, yang memperingatkan potensi konsekuensi terhadap stabilitas kawasan.
Iran telah menjanjikan serangan terhadap Israel dan seluruh pangkalan militer AS di Temur Tengah jika diserang. Hal itu disebut membuat khawatir PM Israel Benjamin Netanyahu dan negara-negara Arab yang meminta serangan AS ke Iran dibatalkan.
Menurut Axios, Netanyahu menelepon Trump pada 14 Januari dan mengatakan kepadanya bahwa Israel tidak siap untuk membela diri terhadap serangan Iran sebagai tanggapan terhadap serangan AS yang menjelang.








