
Meski demikian, ia menegaskan perdamaian, pembangunan, dan kerja sama internasional tetap menjadi aspirasi utama masyarakat dunia.
Dalam pertemuan dengan Putin, Xi mendorong penguatan koordinasi strategis jangka panjang antara China dan Rusia guna membangun sistem tata kelola global yang disebutnya “lebih adil dan masuk akal”.
Ia mengatakan hubungan Beijing dan Moskow terus berkembang melalui peningkatan kepercayaan politik, kerja sama strategis, serta kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keadilan internasional.
Xi menambahkan bahwa berakhirnya konflik di Timur Tengah akan membantu mengurangi gangguan terhadap pasokan energi global dan menjaga stabilitas rantai industri serta distribusi dunia.
“Kondisi di kawasan kini berada pada persimpangan kritis antara perang dan perdamaian,” kata Xi.








