LPPOM MUI Sebut Pewarna Makanan Karmin Itu Halal

Serangga bahan pewarna makanan Karmin. (Foto: Detik.com)

MOESLIM.ID | Terkait status kehalalan pewarna Karmin yang berasal dari serangga Cochineal untuk dijadikan sebagai bahan pewarna makanan dan minuman, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Makanan (LPPOM) MUI telah melakukan pemeriksaan laboratorium.

“Bahan (pewarna) ini berasal dari serangga Cochineal yang hidup di tanaman kaktus, tidak hidup dari makanan najis,” kata Direktur LPPOM MUI, Muti Arintawati dalam keterangan tertulis yang diterima MUIDigital, Jumat (29/9/2023).

Pemeriksaan halal tersebut dilakukan untuk memastikan produk telah dibuat dengan bahan halal sesuai kriteria Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), jelas Muti.

Baca Juga:  Tahun Baru Hijriyah Momentum Muhasabah Perbaiki Diri

Dari hasil pemeriksaan tersebut, MUI telah mengeluarkan Fatwa Nomor 33 Tahun 2011 tentang Hukum Pewarna Makanan dan Minuman dari Serangga Cochineal, ungkap Muti.

Muti melanjutkan, fatwa tersebut memutuskan bahwa pewarna makanan dan minuman yang berasal dari serangga Cochineal hukumnya halal. Dengan catatan, hal tersebut bisa bermanfaat dan tidak membahayakan.