Perang Saudara di Timur Tengah, Bisa Muncul Negara Arab Baru

Ilustrasi perang di Yaman
Ilustrasi perang di Yaman. (Foto: Net)

Ia mengatakan kepada stasiun televisi yang berafiliasi dengan STC bahwa pasukannya telah memulai “serangan langsung terhadap beberapa target” di wilayah tersebut, tanpa merinci lebih lanjut.

Pergerakan ini terjadi setelah STC dalam beberapa pekan terakhir merebut sebagian besar wilayah strategis di provinsi Hadramout dan Mahra, termasuk fasilitas minyak penting serta area perbatasan dengan Oman.

Ekspansi tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa ketenangan relatif dalam perang saudara Yaman yang telah berlangsung lebih dari satu dekade akan runtuh.

Baca Juga:  Ancaman Serang Iran, Kapal Induk AS Bergerak ke Timur Tengah

Seorang pejabat pemerintah Yaman mengatakan upaya yang dipimpin Arab Saudi untuk meredakan ketegangan di wilayah selatan belum membuahkan hasil. Menurutnya, kelompok separatis menolak menarik pasukan dari wilayah-wilayah yang baru dikuasai.

“Tidak ada kemajuan berarti dalam mediasi. Mereka masih menolak mundur dari Hadramout dan Mahra,” ujarnya.