
“Dalam situasi saat ini, kita harus sangat menekankan penghematan devisa,” tambahnya.
Modi juga mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi umum seperti metro atau berbagi kendaraan (carpooling) guna menghemat bahan bakar. Ia juga meminta para petani untuk mengurangi penggunaan pupuk hingga setengahnya.
Perang di Iran dan penutupan Selat Hormuz memukul keras perekonomian di seluruh dunia, terutama di Asia. Banyak negara yang terpuruk akibat kenaikan biaya bahan bakar. Badan Energi Internasional (IEA) menggambarkannya sebagai “gangguan pasokan terbesar dalam sejarah.”
China memerintahkan kilang minyaknya untuk menghentikan ekspor bahan bakar untuk sementara waktu, tetapi harga bensin tetap mahal di negara tersebut, bahkan sejumlah maskapai penerbangan China mengurangi penerbangan karena harga avtur naik.
Sejumlah negara bagian Australia menggratiskan transportasi umum atau memangkas tarif hingga setengahnya untuk mendorong orang agar tidak mengemudi.








