Bagaimana Hukum Memutihkan Gigi Dalam Islam?

Ilustrasi gigi putih. (Foto: knightdentaldesign.co.uk)

MOESLIM.ID | Terdapat hadits yang melarang Taflij Al Asnan. Yang dimaksud Taflij Al Asnan adalah mengikir sela-sela gigi sehingga kelihatan lebih renggang, lalu bagaimanakah hukum memutihkan gigi?

Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu, secara marfu,

لَعَنَ اللَّهُ الوَاشِمَاتِ وَالمُتَوَشِّمَاتِ وَالمُتَنَمِّصَاتِ وَالمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ المُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ

Allah melaknat orang yang mentato, yang minta ditato, yang mencukur bulu alis, dan yang mengikir gigi agar lebih cakep, yang telah mengubah ciptaan Allah”. (HR. Bukhari 4886 & Muslim 5695)

Ulama sepakat melakukan taflij Al Asnan dengan tujuan untuk kecantikan, hukumnya haram. Baik pelaku maupun pelanggannya.

Selanjutnya, bagaimana dengan hukum memutihkan gigi.

Pada dasarnya, memutihkan gigi yang dilakukan tanpa ada tindakan mengikir sela-sela gigi, hukumnya dibolehkan.