
Tenun NTT (Flores/Timor) dikenal dengan motif geometris rumit (belah ketupat, garis segitiga). Tenun ikat lain ditemukan di Toraja, Bali, Jepara, dan Lombok.
Selain pakaian adat atau etnis, kain ini digunakan sebagai mahar, alat pertukaran, dan hiasan dinding atau interior.
Kain ikat mencerminkan identitas budaya yang tinggi, di mana keunikan motifnya sering dianggap mewakili nilai-nilai sejarah masa lalu.(*)








