Perang Timur Tengah, NATO Respons Blokade Hormuz AS

Selat Hormuz
Selat Hormuz. (Foto: Net)

Moeslim.id | Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menolak terlibat dalam rencana blokade pelabuhan Iran yang diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Penolakan ini berpotensi memperuncing ketegangan di dalam aliansi, di tengah konflik yang telah berlangsung enam minggu antara Washington dan Teheran.

Sejumlah negara kunci Eropa, seperti Inggris dan Prancis, menegaskan tidak akan ikut serta dalam blokade. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan pihaknya menolak langkah tersebut.

“Kami tidak mendukung blokade. Keputusan saya sangat jelas bahwa apa pun tekanannya, kami tidak akan terseret ke dalam perang,” ujarnya kepada BBC, dikutip Selasa (14/3/2026).

Baca Juga:  Ummu Sulaim, Figur Muslimah yang Tidak Materialistis

Sebagai alternatif, negara-negara NATO tengah menyiapkan inisiatif untuk mengamankan pelayaran di Selat Hormuz setelah konflik mereda.