Sampai Batas Mana Penutup Aurat Bagi Wanita Muslimah?

Ilustrasi pakaian wanita muslimah. (Foto. Net)

MOESLIM.ID | Menutup aurat adalah kewajiban bagi setiap umat Islam, terutama bagi kaum wanita yang lebih dominan auratnya dibandingkan kaum lelaki. Lalu, bagaimanakah batas pakaian yang sesuai syariat Islam bagi kaum wanita dalam menutup aurat?.

Dalam hadits Ummu Salamah radhiyallahu anha, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ خُيَلَاءَ لَمْ يَنْظُرِ اللَّهُ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. فَقَالَتْ أُمُّ سَلَمَةَ: فَكَيْفَ يَصْنَعْنَ النِّسَاءُ بِذُيُولِهِنَّ ؟. قَالَ: يُرْخِينَ شِبْرًا. فَقَالَتْ: إِذًا تَنْكَشِفُ أَقْدَامُهُنَّ ؟! قَالَ: فَيُرْخِينَهُ ذِرَاعًا لَا يَزِدْنَ عَلَيْهِ.

Baca Juga:  Tunik Hijab, Kombinasi Klasik dan Modern yang Fashionable

Artinya: “Barang siapa menyeret pakaiannya dengan sombong, Allah tidak akan melihatnya pada hari kiamat”. Kemudian Ummu Salamah bertanya: “Bagaimana para wanita membuat ujung pakaian mereka?” Beliau menjawab: “Hendaklah mereka menjulurkan sejengkal” Ummu Salamah berkata lagi: “Kalau begitu telapak kaki mereka akan tersingkap ?!” Beliau menjawab: “Hendaklah mereka menjulurkannya sehasta, mereka tidak boleh melebihkannya.” (HR. Tirmidzi: 1731)

Dari hadits di atas dapat ditarik dua kesimpulan, yaitu: Pertama, bahwa seorang wanita wajib menutup kedua telapak kakinya dengan pakaiannya. Kedua, boleh hukumnya memanjangkan pakaian bagi seorang wanita dengan ukuran sebagaimana telah dijelaskan hadits di atas.

Baca Juga:  Sandal Gladiator, Bisa Untuk Keseharian dan Liburan

Dari mana diukurnya satu jengkal di mana seorang wanita memanjangkan pakaiannya?

Dalam hal ini ada perbedaan pendapat di kalangan ulama satu jengkal itu diukur dari mana. Akan tetapi, pendapat yang kuat insya Allah satu jengkal adalah diukur dari mata kaki. Karena inilah Ummu Salamah berkata, “Jika demikian, kedua kakinya masih tersingkap,” lalu Rasulullah memberikan keringanan dengan satu hasta.