Kisah Muhammad Al Hanafiyyah Bin Ali Bin Abi Thalib (2)

Ilustrasi seseorang di gurun pasir. (Foto: Net)

Moeslim.id | Ketika terjadi perang Shiffin yang meletus antara kelompok Ali Abi Thalib dengan kelompok Mu’awiyah bin Abi Sufyan, Muhammad Al Hanafiyyah memegang panji-panji ayahnya.

Tatkala perang berkobar, korban berjatuhan dari kedua pihak. Terjadilah suatu peristiwa yang kemudian diriwayatkn sendiri olehnya. Muhammad Al Hanafiyyah menceritakan kejadiannya:

Ketika berada di Shiffin kami bertempur melawan sahabat sendiri, Muawiyah. Kami saling bunuh, hingga kami menduga tidak akan ada lagi yang tersisa dari kami ataupun mereka. Aku menjadi sedih dan gelisah karenanya.

Baca Juga:  Kisah dan Makna Sujudnya Para Malaikat Kepada Adam

Tiba-tiba aku mendengar suara teriakan dari belakangku; “Wahai saudara-saudara muslimin… ingat Allah… Allah… Wahai saudara-saudara muslimin.. Allah… Allah, sisakan orang-orang kalian, wahai saudara-saudara muslimin”.

Seketika itu aku tersadar dan berjanji tidak akan mengangkat dan menghunus senjata lagi melawan seorang muslim pun sejak hari itu.