
Pada gilirannya, Ali syahid di tangan orang-orang yang zhalim dan durhaka dan khilafah pun jatuh ke tangan Mu’awiyah bin Abi Sufyan.
Bahkan Mu’awiyah meminta Muhammad Al Hanafiyyah agar sering-sering mengunjunginya. Beberapa kali Muhammad berkunjung ke Damaskus untuk menjumpai Mu’awiyah radhiyallahu anhu.
Sebagai contoh, ketika suatu hari Kaisar Romawi menulis surat kepada Mu’awiyah yang antara lain berisi;
“Raja-raja dari kalangan kami memiliki kebiasaan melakukan surat-menyurat dan saling mengirimkan hal-hal menakjubkan yang dimiliki masing-masing. Lalu kami saling berlomba dengan hal-hal yang menakjubkan yang kami miliki. Berkenankah Anda mengizinkan kami melakukan hal yang sama seperti kebiasaan yang berlaku di antara kami?”.
Mu’awiyah menyetujui tawaran tersebut dan memberikan izin. Setelah itu kaisar Romawi mengirimkan dua orang lelaki yang berpenampilan menakjubkan.








