Untuk Hijaber! Inilah 8 Bahan Hijab Paling Nyaman Dipakai

MOESLIM.ID | Hijab dalam bahasa Arab berarti “penghalang”. Namun, dalam keilmuan Islam, hijab merujuk pada tata cara berpakaian yang pantas dan menutup aurat sesuai syariat agama. Jadi, jika wanita memakai pakaian yang menutupi aurat hingga kepala dan rambut, maka bisa dianggap memakai hijab.

Kerudung atau hijab jadi salah satu modest fesyen item yang sangat penting bagi para hijabers. Memilih hijab yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan memang gampang-gampang susah.

Kamu perlu mengetahui macam-macam bahan supaya bisa menemukan hijab yang bagus dari segi model maupun kualitas materialnya.

Nah berikut ini jenis-jenis hijab yang banyak dijual di pasaran dan ciri-cirinya.

1. Katun

Kerudung berjenis katun jadi jenis kerudung yang paling banyak dicari para hijabers karena bahannya sejuk dan sangat nyaman dipakai sehingga cocok untuk dipakai sehari-hari. Hijab ini juga mudah dan dijadikan bermacam-macam model, tapi sayangnya kerudung ini mudah sekali lecek.

2. Sifon

Bahan sifon terbuat dari serat kapas, sutra dan serat sintesis sehingga memiliki sifat yang licin, tipis dan transparan. Teksturnya yang tipis dan ringan membuat jenis kerudung ini nyaman dipakai di cuaca panas. Tapi sebelum memakai hijab jenis sifon, kamu perlu memakai inner yang menutup samapi dada.

Baca Juga:  Konektor Masker Hijab, Trend Baru di Masa Pandemi

3. Ceruti

Jika dilihat sekilas hijab ceruti nampak mirip dengan hijab sifon. Hijab ceruti memiliki tekstur yang tipis dan ringan dan cukup transparan, jadi diperlukan inner yang bisa menutup sampai leher. Kerdung jenis ini tak hanya cocok dipakai sehari-hari aja, tapi juga cocok dipakai di acara-acara formal, loh.

4. Voal

Selain hijab katun, hijab voal atau voile juga menjadi hijab yang paling banyak diburu para hijabers loh. Pasalnya bahan voal punya tekstur yang sangat halus dan ringan, mudah dibentuk serta tidak transparan. Tapi tau gak sih, ternyata voile sendiri bukan jenis kain loh, Urbanreaders.

Nah jenis hijab jenis ini cocok banget dipakai sehari-hari atau dibawa traveling karena tidak mudah lecek dan mudah dibentuk tanpa perlu disetrika lebih dulu. Bahan voal juga tidak menerawang sehingga memungkinkan untuk memakai kerudung jenis ini tanpa memakai inner lagi.

Baca Juga:  Memakai Sorban Saat Shalat Apakah Ada Keutamaannya? (2)

5. Cornskin

Sesuai dengan namanya, hijab berbahan cornskin punya tekstur menyerupai ‘kulit jagung’. Jenis hijab ini cocok dipakai sehari-hari karena punya tekstur yang sangat nyaman, ringan dan tidak membuat gerah kalau dipakai di siang hari.

Tapi, hijab cornskin punya tekstur yang sangat lemas sehingga cukup sulit dibentuk. Tampilan hijab ini juga semi-transparan, jadi kamu perlu menggunakan inner ninja saat memakai hijab cornskin.

6. Diamond

Bahan diamond terkenal karena sifatnya yang mudah dibentuk. Bahan jenis ini seringkali digunakan dalam bentuk pashmina ataupun kerudung segiempat. Diamond punya tekstur yang agak kasar seperti kulit jeruk, tapi kerudung ini masih tergolong nyaman dipakai sehari-hari karena ringan dan tidak bikin gerah.

Baca Juga:  Jelang Ramadhan 1444 H, Pasar Tanah Abang Ramai Diserbu Pembeli

Kerudung berbahan diamond juga mudah dibentuk, meski begitu bahan ini tidak mudah lecek,loh.

7. Satin

Jenis kerudung satin seringkali dipakai untuk melengkapi busana formal. Hijab satin punya tekstur yang licin, halus dan mengilap sehingga memberikan kesan mewah dan elegan. Tapi bahan jenis ini tidak cukup baik dalam menyerap keringat sehingga menimbulkan rasa gerah.

8. Spandex

Bahan spandex hampir sama dengan kaos, akan tetapi bahan spandex lebih tipis dan ada yang bercorak mengkilap. Spandex merupakan bahan kain yang terbuat dari unsur non alami. Teksturnya halus, lentur, lembut dan nyaman digunakan sehingga harganya juga relatif mahal.

Kelebihan dari hijab berbahan spandek adalah kemampuan menyerap keringat sangat baik sehingga tetap nyaman untuk digunakan saat cuaca panas dan nyaman digunakan untuk kamu yang banyak beraktivitas.

Hijab berbahan spandex juga lebih mudah dibentuk dan dikreasikan sesuai dengan keinginan karena elastis. Kekurangannya adalah bahan ini mudah melar jika dicuci dengan cara yang tidak benar.(bs)