Bolehkah Mengkonsumsi Daging Binatang Buas?

Ilustrasi binatang buas. (Foto: giltedge.travel)

MOESLIM.ID | Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan berbagai macam binatang, sebagian untuk diambil dagingnya bagi manusia yang Allah halalkan. Namun ada juga binatang yang terlarang (haram) untuk dimakan, seperti halnya binatang buas dan yang bertaring.

Makanan yang dikonsumsi memiliki pengaruh besar terhadap akal dan tingkah laku seseorang, sehingga menjadi sarana penting  dalam pembentukan kepribadian. Karena itulah, Islam mengajarkan agar umatnya mengonsumsi makanan yang halal dan baik.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Telah diharamkan atas kamu bangkai, darah, daging babi, binatang yang disembelih bukan karena Allah, yang (mati) karena dicekik, yang (mati) karena dipukul, yang (mati) karena jatuh dari atas, yang (mati) karena ditanduk, yang (mati) karena dimakan oleh binatang buas kecuali yang dapat kamu sembelih dan yang disembelih untuk berhala”. (QS. Al Maidah: 3)

Lalu bagaimana hukumnya mengonsumsi binatang buas?. Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam secara tegas menyatakan keharaman jenis binatang buas dalam sebuah hadits sahih.

Dari Abu Tsa’labah Al Husyani Radhiyallahu anhu berkata:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – نَهَى عَنْ أَكْلِ كُلِّ ذِى نَابٍ مِنَ السِّبَاعِ

“Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam melarang dari memakan setiap binatang buas yang bertaring”. (HR. Bukhari: 5530, 5780, 5781, Muslim 1936 dan lainnya)