Hukum dan Menghitung Zakat Barang Perdagangan

Ilustrasi zakat barang perdagangan. (Foto: 99.co)

MOESLIM.ID | Barang dagangan adalah barang yang disediakan untuk jual beli dengan tujuan ingin mendapatkan keuntungan berupa properti, hewan, makanan, minuman, alat-alat dan semisalnya.

Barang dagangan apabila telah mencapai nisab (takaran) dan genap setahun, maka wajib dikeluarkan zakatnya dan dinilai di akhir tahun dengan yang lebih baik bagi penerima zakat, baik emas atau perak.

Zakat barang dagangan dikeluarkan seperempat puluh (1/40) dari semua nilai, atau dari barang dagangan itu sendiri.

Barang kepemilikan seperti rumah, properti, mobil, alat-alat, dan semisalnya apabila disediakan untuk tempat tinggal atau dipakai, bukan untuk perdagangan, maka tidak ada kewajiban zakat.

Baca Juga:  Inilah Keutamaan Khutbah Jum'at yang Agung Dalam Islam

Selain itu, alat-alat pertanian, perindustrian, perdagangan dan semisalnya tidak ada kewajiban zakat pada barang tersebut, karena ia tidak disediakan untuk dijual, tetapi disediakan untuk dipakai.