Moeslim.id | Shalat tarawih adalah bagian dari shalat nafilah (tathawwu). Mengerjakannya disunnahkan secara berjama’ah pada bulan Ramadan, dan sunnah muakkadah. Disebut tarawih, karena setiap selesai dari empat rakaat, para jama’ah duduk untuk istirahat.
Dalam shalat tarawih berjamaah juga walaupun dilakukan 30 hingga 60 menit, namun bisa meraih pahala shalat semalam suntuk.
Dari Abu Dzar radhiallahu anhu, ia berkata; “Kami pernah berpuasa bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Beliau tidaklah pernah melaksanakan shalat malam bersama kami hingga tersisa tujuh hari bulan Ramadan. Beliau lantas shalat bersama kami hingga berlalu sepertiga malam. Ketika tersisa enam hari, beliau tidak shalat bersama kami. Namun ketika tersisa lima hari, beliau shalat bersama kami hingga berlalu pertengahan malam.
Kami katakan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam; ‘Bagaimana seandainya kami melakukan shalat sunnah lagi untuk malam yang tersisa ini?’.
Beliau bersabda; ‘Sesungguhnya siapa saja yang shalat bersama imam hingga imam itu selesai, maka ia dicatat telah mengerjakan shalat semalam suntuk (semalam penuh)’.“









