62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Tiba di Tanah Air

Jemaah Haji Indonesia
Jemaah Haji Indonesia. (Foto: Kemenag)

Moeslim.id | Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengajak jemaah haji menjadikan kepulangan dari Tanah Suci sebagai awal untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff, mengatakan nilai-nilai yang tumbuh selama menjalankan ibadah haji, seperti kesabaran, kedisiplinan, kepedulian, persaudaraan, dan keikhlasan, perlu terus dijaga setelah jemaah kembali ke Tanah Air.

“Perjalanan haji tidak berhenti ketika jemaah tiba di rumah. Justru dari sanalah pengabdian baru dimulai. Nilai kemabruran harus tercermin dalam sikap, kepedulian, serta kontribusi nyata kepada keluarga dan masyarakat,” ujar Maria di Makkah, Sabtu (20/6/2026).

Baca Juga:  Operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji 1444 H Resmi Ditutup

Menurut Maria, kepatuhan dan kedisiplinan jemaah selama proses pemulangan turut menentukan kelancaran pelayanan. Kemenhaj mengapresiasi jemaah yang telah mematuhi ketentuan penerbangan, termasuk tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun tas kabin.

“Kepatuhan jemaah bukan hanya memudahkan proses pemeriksaan, tetapi juga menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan. Air zamzam telah disiapkan dan akan dibagikan secara resmi di debarkasi masing-masing, sehingga jemaah tidak perlu membawanya di dalam koper,” jelasnya.