Apa Itu Penyakit Ain? Inilah Cara Menghindari dan Mengobatinya (1)

Ilustrasi menghindari dan pengobatan penyakit Ain. (Foto: Net)

Karena hal itu merupakan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya Shallallahu alaihi wasallam, lalu bekas air mandi orang yang melepaskan Ain itu disiramkan ke bagian belakang tubuh orang yang terkena Ain secara sekaligus, dengan izin Allah maka dia akan sembuh.

Sebagaiman Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

العَيْنُ حَقٌّ، وَلَو كَانَ شَيْءٌ سَابَقَ القَدَرَ سَبَقَتْهُ العَينُ، وَإذَا اسْتُغْسِلْتُمْ فَاغْسِلُوا

“Ain benar-benar ada, andaikan ada sesuatu yang dapat mendahului takdir tentulah `Ain akan mendahuluinya, bila salah seorang kalian diminta untuk mandi maka lakukanlah!”. (HR. Muslim. [1]

Baca Juga:  Pentingnya Peranan Perpustakaan Masjid Dalam Penyebaran Ilmu

Kondisi kedua orang yang terkena Ain adalah jika tidak diketahui orang yang menularkan Ain, maka lakukan ruqyah terhadap orang yang terkena Ain dengan bacaan Al Quran dan do’a-do’a yang disyariatkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.

Kemudian dengan penuh husnuzzan kepada Allah, yakin bahwa yang menyembuhkan hanyalah Allah semata, yakin bahwa Al Quran adalah penawar.