
Nabi; “Bai’at atas apa?”. Abu Sinan; “Atas apa yang ada di hati Anda”.
Nabi; “Apa yang ada di hatiku?”. Abu Sinan; “Yakni menang atau mati syahid”.
Nabi; “Benar”. Kemudian orang-orang membai’at nabi seperti bai’atnya.Abu sinan.
Keenam, bahwa Bani Asad adalah sepertujuh dari Muhajirin yang turut dalam perang Badar. Mendengar uraian di atas, orang dari Bani Amir terkejut dan terdiam.
Tidak diragukan lagi, dalam masalah ini asy-Sya’bi ingin membela pihak lemah yang dikalahkan oleh kaum yang kuat. Seandainya orang dari Bani Amir yang kalah, tentu Asy Sya’bi akan menyebutkan pula kebaikan-kebaikan kaumnya yang tak diketahui oleh keduanya.








