Kisah Al Qasim Bin Muhammad, Cucu Abu Bakar Ash Shiddiq (3)

Ilustrasi seseorang di gurun pasir. (Foto: Net)

Di tempat lain, pasukan muslimin terus mendapatkan kemenangan gemilang. Mereka berhasil menjatuhkan benteng-benteng musuh di Konstantinopel dan merebut kota demi kota di bawah pimpinan komandan yang tangkas dan pemberani, Maslamah bin Abdul Malik bin Marwan. Ini adalah awal terbukanya Konstantinopel.

Kaisar Romawi mendengar rencana pemugaran dan perluasan Masjid Nabawi, maka dia ingin menyenangkan dan mengambil hati Amirul Mukminin. Dikirimnya 100 kilogram emas murni disertai 100 arsitek dari Romawi dan membawa ubin-ubin marmer yang indah.

Baca Juga:  Ibnul Qayyim Al Jauziyah, Ulama Penuh Disiplin Keilmuan

Bantuan tersebut dikirimkan oleh al-Walid kepada Umar bin Abdul Aziz. Wali Madinah ini baru mau memanfaatkannya setelah terlebih dahulu bermusyawarah dengan Al Qasim bin Muhammad.(*)