
Kemudian disusul dengan perang bani musthaliq yang terjadi pada bulan Sya’ban tahun 5 hijriyah. Perang ini terjadi di daerah Muraisi, karenanya Perang Bani Musthaliq disebut juga dengan Perang Muraisi.
Ketika itu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memimpin 700 pasukan infantri dan 30 pasukan berkuda menghadapi orang-orang Bani Musthaliq yang dipimpin oleh Al Harits bin Abi Dharar.
Sebab terjadinya perang ini adalah orang-orang Bani Musthaliq berencana menyerang kaum muslimin. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengutus Buraidah bin Al Hashib untuk menanyakan kepada Al Harits tentang pernyataan perang tersebut.
Berita tersebut benar sebagaimana adanya. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pun dengan cepat merespon hal itu dengan terlebih dahulu melakukan penyerangan. Perlu diketahui, Bani Musthaliq adalah sekutu Mekah saat Perang Uhud.
Perang ini dimenangkan oleh kaum muslimin dengan satu orang sahabat gugur di medan jihad. Sementara 10 orang dari Bani Musthaliq tewas dan sisanya menjadi tawanan.(*)








