Raja Bin Haiwah, Sang Menteri Khalifah Bani Umayah (1)

Ilustrasi pasar jaman dahulu. (Foto: Net)

Beliau mendapat tempat di hati khalifah-khalifah Bani Umayah ini karena kecerdasan akalnya, kebagusan bahasanya, ketulusan niatnya, serta kebijakannya dalam menyelesaikan suatu masalah.

Di samping itu, juga karena kezuhudannya terhadap kemewahan dunia yang ada di tangan para penguasa itu, yang biasanya diperebutkan oleh orang-orang yang tamak.

Kedekatan hubungannya dengan khalifah-khalifah Bani Umayah merupakan perwujudan rahmat dan karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala bagi mereka, karena beliau senantiasa mendorong mereka kepada kebaikan dan menunjukkan jalannya, menjauhkan dari kejahatan dan menutup pintunya.

Baca Juga:  Kisah Nabi Musa Melawan Kedzaliman Raja Fir'aun

Ia menunjukkan indahnya kebenaran hingga mereka mau mengikuti, dan menggambarkan betapa buruknya kebathilan hingga mereka menjauhi. Beliau menunaikan nasihat bagi Allah, Rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin dan seluruh kaum muslimin.

Telah terjadi peristiwa yang dialami Raja’ bin Haiwah sehingga mampu menerangi jalan agar beliau menempuh jalan yang benar dalam bergaul dengan khalifah dan bagaimana dia membatasi diri dalam tugasnya.