Thawus Bin Kaisan, Tabi’in dan Penasihat yang Terpercaya (1)

Ilustrasi berjalan di gurun. (Foto: Net)

Moeslim.id |Sesaat setelah khalifah muslimin Sulaiman bin Abdul Malik bin Marwan menurunkan barang-barangnya di dekat Baitul Atiq, lalu melepas kerinduannya kepada Ka’bah, ia menoleh kepada pengawalnya dan berkata; “Carilah seorang alim yang dapat memberikan peringatan kepada kita di hari mulia di antara hari-hari Allah ini”.

Pengawal itu berangkat menemui orang-orang yang tengah berhaji dan bertanya sesuai dengan yang dikehendaki oleh khalifah.

Orang-orang berkata; “Di sini ada Thawus bin Kaisan, tokoh ulama ahli fiqh yang paling jujur perkataannya dalam dakwah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Oleh karena itu temuilah dia”.

Baca Juga:  Rufai Bin Mihran, Penghafal Al Quran dan Ahli Hadits (1)

Pengawal itu menghampiri Thawus dan berkata; “Ikutlah dengan  kami, Amirul Mu’minin mengundang Anda wahai syaikh!”.

Tanpa membuang-buang waktu, Thawus mengikutinya. Menurut beliau bahwa setiap da’i tidak boleh menyia-nyiakan waktu bila ada kesempatan. Setiap kali diundang, mereka bersegera datang.