Moeslim.id | Pemerintah Arab Saudi memastikan kesiapan operasional menyambut Ramadan 1447 Hijriah/2026 M di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Strategi terpadu disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan jutaan jemaah umrah sekaligus menjamin kelancaran dan kenyamanan ibadah selama periode puncak.
Rencana tersebut mencakup pengelolaan terintegrasi aset dan fasilitas, penguatan koordinasi lintas otoritas, serta peningkatan kualitas pengalaman spiritual jemaah di dua masjid suci.
Di Masjidil Haram, pengaturan operasional meliputi area mataf, sa’i, pelataran, perluasan tahap kedua dan ketiga, hingga fasilitas layanan dan sanitasi. Sementara di Masjid Nabawi, pengelolaan difokuskan pada area masjid utama, pelataran, atap, serta fasilitas pendukung. Pembagian zona dilakukan untuk memperjelas arus pergerakan jemaah saat jam padat.
Berbagai teknologi cerdas turut diaktifkan, termasuk peta 3D interaktif, sistem penghitungan jemaah berbasis sensor real-time, serta perangkat pengukur kepuasan pengunjung. Pusat komando teknik disiagakan untuk memantau operasional secara langsung.
Selain itu, layanan transportasi khusus lansia, layar panduan multibahasa, pembaruan sistem penomoran pintu, serta layanan pelaporan cepat “Rased” juga dioperasikan guna meningkatkan respons lapangan.









