Tips Melindungi Diri dan Keluarga Dari Paparan Abu Vulkanik

Ilustrasi erupsi anak krakatau. (Foto: Net)

Moeslim.id | Abu vulkanik merupakan material vulkanik jatuhan yang disemburkan ke udara ketika terjadi letusan. Material tersebut terdiri atas berbagai jenis batuan dengan ukuran yang berbeda-beda.

Material berukuran besar seperti bongkah dan kerikil umumnya akan jatuh di sekitar kawah hingga radius sekitar 5-7 kilometer. Sementara itu, material yang berukuran lebih halus dapat terbawa angin dan jatuh hingga ratusan bahkan ribuan kilometer dari kawah.

Partikel abu yang halus perlu diwaspadai karena dapat terhirup dan menyebabkan gangguan pada saluran napas atas, paru-paru, serta menimbulkan iritasi mata.

Baca Juga:  Inilah Do'a Memohon Istiqamah Dalam Ketaatan Kepada Allah

Cara paling efektif untuk menghindari paparan abu vulkanik adalah mengurangi aktivitas di luar ruangan. Masyarakat yang berada di wilayah terdampak sebaiknya berlindung di tempat yang tidak terkena abu, terutama di dalam bangunan.

Hal ini semakin penting bagi kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi, seperti anak-anak dan balita, lanjut usia, serta orang dengan gangguan pernapasan dan penyakit kardiovaskular.