Harga Minyak Dunia Capai USD 100 Per Barel, Pasokan Timur Tengah Terganggu

Kilang minyak di timur tengah
Kilang minyak di timur tengah. (Foto: Net)

Moeslim.id | Harga minyak dunia menembus level USD 100 per barel pada perdagangan Rabu (9/9). Ini menjadi kali pertama dalam enam pekan harga minyak berada di atas level tersebut.

Kenaikan harga minyak dipicu meningkatnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang memperbesar kekhawatiran terhadap pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah. Kondisi ini juga meningkatkan risiko inflasi serta kenaikan biaya energi bagi konsumen dan pelaku usaha.

Dikutip dari Reuters, Kamis (10/9), harga minyak Brent sebagai patokan global telah naik sekitar 25 persen sejak awal Agustus. Kenaikan tersebut terjadi di tengah memudarnya harapan terhadap penyelesaian konflik AS-Iran yang telah berlangsung selama enam bulan.

Baca Juga:  Tren Mobil Listrik Ramaikan Mudik Lebaran 2025

Harga minyak semakin naik dalam sepekan terakhir setelah kelompok Houthi yang didukung Iran menyerang fasilitas energi Arab Saudi. Serangan tersebut menyebabkan sejumlah instalasi minyak terbakar dan meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan meluas ke kawasan Teluk.

Kondisi ini membuat pasar minyak global semakin rentan. Pasalnya, pasokan telah berkurang selama berbulan-bulan akibat terganggunya ekspor minyak melalui Selat Hormuz serta menurunnya persediaan minyak di sejumlah negara konsumen utama.