India Disebut Negara Penindas Islam, Kini Terancam Masuk Daftar Hitam

Ilustrasi kerusuhan Delhi yang menyasar Muslim India. (Foto: Net)

“Dalam diskusi kami dengan AS, kami secara teratur menyoroti masalah yang menjadi perhatian di sana, termasuk serangan bermotif rasial dan etnis, kejahatan rasial, dan kekerasan senjata,” katanya.

Seperti tetangganya China, India sering mendapat kritik asing atas perlakuannya. New Delhi pun secara mengecam Komisi Amerika Serikat untuk Kebebasan Beragama Internasional karena telah berulang kali merekomendasikan India untuk dimasukkan dalam daftar hitam.

Departemen Luar Negeri sangat tidak mungkin untuk mengambil tindakan tegas terhadap India. Sebab, India merupakan mitra utama AS yang sangat strategis dalam menghadapi kebangkitan China.

Baca Juga:  Pemindahan Pengungsi Rohingya Tunggu Keputusan Pemerintah

Laporan kebebasan beragama secara global pada tahun 2021 mengatakan serangan terhadap anggota komunitas minoritas, termasuk pembunuhan, penyerangan, dan intimidasi, terjadi sepanjang tahun lalu di India.

Ini termasuk main hakim sendiri karena non-Hindu diduga menyembelih sapi atau memperdagangkan daging sapi. Sebanyak 1,35 miliar penduduk India menganggap sapi sebagai hewan suci.