Bolehkah Menggabungkan Qurban dan Aqiqah?

MOESLIM.ID | Aqiqah adalah sembelihan dengan niat mendekatkan diri kepada Allah dan sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat diberi anak yg dilakukan pada hari ketujuh dari kelahiran si bayi. Untuk bayi laki-laki 2 ekor kambing, sedangkan untuk bayi perempuan 1 ekor kambing.

Qurban berasal dari bahasa Arab, “Qurban” yang berarti dekat (قربان). Kurban dalam Islam juga disebut dengan Al Udhhiyyah dan Adh Dhahiyyah yang berarti binatang sembelihan, seperti unta, sapi (kerbau), dan kambing yang disembelih pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyriq sebagai bentuk taqarrub atau mendekatkan diri kepada Allah.

Baca Juga:  Hukum Membayar Fidyah Bagi Wanita Hamil dan Menyusui (2)

Apakah boleh menggabungkan qurban dan aqiqah dengan satu niat dan satu hewan sembelihan?.

Syaikh Abdullah bin Abdirrahman Al Jibrin rahimahullah ditanya, “Jika waktu aqiqah jatuh pada Idul Adha, apakah sah melaksanakan aqiqah dan qurban sekaligus dengan satu sembelihan? Bagaimana niatnya?”.

Jawab beliau, “Tidak bisa digabungkan antara niat qurban dan aqiqah. Yang mesti dilakukan adalah menyembelih aqiqah satu atau dua ekor kambing secara tersendiri. Tidak bisa aqiqah tersebut digabungkan dengan qurban. Karena aqiqah dan qurban masing-masing punya sebab dan kaitan waktu tersendiri.

Baca Juga:  Apa Itu Ihram? Berikut Larangan Bagi Orang yang Berihram

Antara aqiqah dan qurban bisa dilakukan pada waktu lapang atau sempit. Qurban dilakukan pada hari Idul Adha atau hari tasyriq. Yang lebih afdhol, shohibul qurban memakan 1/3-nya, menghadiahkan 1/3-nya, dan menyedekahkan 1/3-nya. Sedangkan aqiqah dilakukan pada hari ketujuh dari kelahiran.

Jika luput dari hari ketujuh, bisa dilakukan pada hari ke-14. Jika tidak bisa pada hari tersebut, maka pada hari ke-21. Yang paling bagus, akikah tersebut diadakan seperti walimah dengan mengundang kerabat dan rekan untuk mendo’akan bayi yang baru lahir.

Baca Juga:  Air Bekas Pakai (Musta’mal) Apakah Boleh Untuk Bersuci?

Namun jika berada dalam kondisi darurat untuk menyembelih qurban dan aqiqah pada satu waktu, maka itu boleh karena kedua amalan tersebut adalah sunnah. Keutamaan pada qurban lebih besar daripada keutamaan pada aqiqah.” (bbs)