Keistimewaan Bulan Dzulqa’dah, Pahala dan Dosanya Berlipat

Bulan haram mulia disisi Allah. (Foto: Net)

Moeslim.id | Dzulqa’dah adalah salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan (asyhurul hurum) dalam Islam, bersama dengan Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Dzulqa’dah adalah bulan kesebelas dalam kalender Hijriyah.

Bulan Dzulqa’dah ini memiliki keistimewaan dan keutamaan, di mana umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. 

Maksud bulan haram yaitu bulan tersebut adalah bulan yang mulia, kita lebih ditekankan menjauhi hal yang haram dan lebih ditekankan melakukan amal kebaikan pada bulan haram.

Baca Juga:  Hukum dan Sifat Keadilan Diantara Para Isteri

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman mengenai bulan haram;

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah menganiaya diri dalam bulan yang empat itu” (QS. At Taubah: 36)