Moeslim.id | Adanya keutamaan di malam Nisfu Sya’ban. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam;
يَطَّلِعُ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، فَيَغْفِرُ لِـجَمِيْعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ
“Allah Tabaraka wa Ta’ala melihat kepada makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban, lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan“. (Silsilah Hadiits Shahihah: III/135-139, no. 1144)
Dari Abu Tsa’labah Radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda;
إِذَا كَانَ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ اطَّلَعَ اللهُ إِلَى خَلْقِهِ فَيَغْفِرُ لِلْمُؤْمِنِيْنَ
“Apabila sampai malam Nisfu Sya’ban, maka Allah melihat kepada para hamba-Nya di lalu mengampuni orang-orang yang beriman“. (HR. Baihaqi dalam Syu’abul Iman: V/359, no. 3551)
Dan dalam riwayat dari Abu Musa disebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda;
إِنَّ اللهَ لَيَطَّلِعُ فِـيْ لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِـجَمِيْعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ
“Sesungguhnya Allah Ta’ala melihat (kepada makhluk-Nya) di malam Nisfu Sya’ban, dan memberi ampunan bagi orang-orang yang beriman kecuali orang yang musyrik dan orang yang mendengki“. (HR. Ibnu Majah no. 1390)









