
Selain itu, wajib untuk diperhatikan dan menjadi peringatan bagi orang yang masih mempunyai utang puasa Ramadan sebelumnya untuk membayarnya sebelum masuk bulan Ramadan berikutnya.
Tidak boleh mengakhirkannya hingga Ramadhan berikutnya, kecuali darurat. misalnya, udzur yang terus berlanjut sampai dua Ramadan.
Dari Aisyah Radhiyallahu anhuma, ia berkata;
كَانَ يَكُوْنُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ، فَمَا أَسْتَطِيْعُ أَنْ أَقْضِيَهُ إِلَّا فِـيْ شَعْبَانَ
“Suatu ketika aku memiliki hutang puasa Ramadhan dan aku tidak bisa mengqadha nya selain pada bulan Sya’ban”. (HR. Bukhari no. 1950 dan Muslim no. 1146)








