Tata Cara Shalat Tarawih Beserta Bacaan dan Pahalanya yang Dahsyat

Ilustrasi shalat Tarawih di bulan Ramadhan. (Foto: beritagar.id)

MOESLIM.ID | Secara istilah tarawih artinya qiyam Ramadhan, atau shalat di malam hari Ramadhan, Tarawih adalah bentuk jamak dari tarwihah, secara bahasa artinya istirahat sekali.

Dinamakan demikian karena biasanya dahulu para sahabat ketika shalat tarawih mereka memanjangkan berdiri, rukuk dan sujudnya. Maka ketika sudah mengerjakan empat rakaat, mereka istirahat, kemudian mengerjakan empat rakaat lagi, kemudian istirahat, kemudian mengerjakan tiga rakaat. (Mishbahul Munir, 1/244)

Shalat tarawih dilaksanakan dua rakaat dua rakaat. Ini merupakan pendapat jumhur ulama, dari Syafi’iyyah, Malikiyyah dan Hanabilah, juga pendapat Abu Yusuf dari Hanafiyah.

Baca Juga:  Larangan Shalat Setelah Shubuh dan Setelah Ashar

Dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma, ia berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

صلاةُ الليلِ مَثنَى مَثنى، فإذا رأيتَ أنَّ الصبحَ يُدركُك فأَوتِر بواحدةٍ .قال: فقيل لابن عُمر: ما مَثنَى مَثنَى؟ قال تُسلِّم في كلِّ ركعتينِ

Shalat malam itu dua rakaat-dua rakaat, jika engkau melihat bahwa subuh akan datang, maka shalatlah satu rakaat untuk membuat rakaat shalatnya menjadi ganjil”. Ibnu Umar ditanya: “apa maksudnya dua rakaat-dua rakaat?”. Ibnu Umar berkata: “maksudnya, setiap dua rakaat, salam”. (HR. Bukhari no. 990, Muslim no. 749)

Baca Juga:  Pengertian dan Hukum Mudharabah Dalam Syariat Islam